Juli 14, 2020

CERITA INSPIRATIF

Dia berikan jeruk sebagai tanda cinta,

Meski kebanyakan orang akan memberikan coklat, sebagai tandanya.

Bukan bunga mawar bukti cinta yang ia simbulkan,

Tapi Malah biji jeruk khas kota sana, Yang dia bawa, denagn tanpa buahnya.

Sambil senyum dia berkata :

Kamu kan suka tanaman,,

lihat,,

ini aku bawakan biji jeruk untuk kau tanam.. hehehehe

Agar kau merasakan cinta yang berproses, merasakan kenikmatan sabar menunggu tanaman subur, seperti melihat indahnya petumbuhan rasa cinta kita kepada illahi robi, yang tumbuh dari secuil kerikil menuju sebesar gunung.

Semua butuh proses kan??

Tanyanya membangunkan lamunanku..

Lama,,

Waktu memang tak berlangsung begitu lama, Semenjak perpisahanku denganya,

Namun aku sudah hampir lupa, Bahwa ada biji jeruk tanda cinta.

Sesegera ku coba menanamnya, sesuai permintaan sang cinta. Berharap tumbuh dan berproses sebaik-baiknya.

Dan suatu ketika,, Aku melihat tanaman jeruk lainya, Yang tak ku tahu mati atau hidupnya,, Kurus, kering, Keronta tampaknya, Ulat dan belalang lebih sering memakan daun dan batang mudanya, ketimbang membiarkanya tumbuh berkarya. Pertumbuhanya terlihat terhambat, karna daunya yang tak lebat.

Namun, Saat dengan cermat ku lihat, masih ada biji jeruk yang terus melawan busuk, untuk memompa daun tumbuh memucuk.

Seolah memberi pemahaman, bahwa perjuangan tak boleh di remehkan, Berjuang menumbuhkan daun dan mewujudkan buah demi buah.

Facebook Comments

ULASAN

1 min read
1 min read
3 min read
1 min read