KEBIASAAN SAYYID MUHAMMAD DI MALAM 1 MUHARRAM.

doa awal tahun, doa akhir tahun, doa awal dan akhir tahun,pp tanggir,pondok tanggir,tanggir tuban,tanggir,ponpes tanggir

TANGGIR.COM – Bulan muharram, adalah bulan perdana dalam penanggalan umat islam se-jagat raya, Bulan yang dijadikan simbol permulaan tahun baru hijriyah bagi kaum muslimin itu. sering di iringi dengan kegiatan-kegiatan positif yang di adakan oleh berbagai lembaga, perorangan ataupun masyarakat umum, Tak terkecuali pondok pesantren TANGGIR TUBAN.

Pondok salaf yang beralamatkan di desa tanggir kecamatan singgahn kabupaten tuban ini, Tak pernah berhenti berpartisipasi lestari, khususnya dalam bidang kegiatan keagamaan. Termasuk kegiatan Sabtu sore & malam ahad ini.  dalam Pergantian tahun baru islam ponpes tanggir selalu mengadakan doa awal dan akhir tahun Bersama semua santri dan kepengurusan du masjid Khozinatul abror PP. Tanggir, yang di bingkai dengan berbagai susunan acara, Di antaranya : Doa awal & akhir tahun, sholat berjamaah, prakata Pengasuh yang berisi petuah indah, Amalan-amalan dan suri tauladan.

Salah satu contihnya, Dalam prakata kegiatan tadi (Sabtu 31/08/19 M. 17.30 WIB) Beliau KH. Manshur mushlich mengkisahkan tentang kebiasaan mulia Guru besar Kita “Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al-maliki Al-Hasani” Di setiap tanggal 1 malam tahun baru Hijriyah.

Abuya Sayyid Muhammad, Selain melakukan kegiatan Doa awal dan akhir tahun Hijriyah bersama, beliau juga sering terlihat Meminum Air Susu putih & Menjamu para santrinya dengan minuman yang sama di malam 1 Muharram setiap tahunnya. Dengan di iringi Do’a :

.اللهم بارك لنا فيه ، وزده خيرا

“Yaa allah, limpahkanlah keberkahan dalam minuman ini (Susu putih), Dan tambahkanlah kebaikan dalam minuman ini (Susu putih)”.

Memang, jika menilik dalam kitab-kitab salaf, Mungkin tidaklah di temukan ta’bir tentang anjuran minum susu putih di malam pertama tahun baru, Tapi tidak juga ada kesalahan jika kita Tafaulan kepada Salafuna sholih, Toh dalam keterangan banyak di terangkan Bahwa :

..عاداة السادة، سادة العاداة

“Kebiasaan seorang pemimpin, adalah pimpinan kebiasaan”.

Amat kita fahami, Bahwa slafunas-sholih adalah orang yang terjaga tingkah lakunya, tertata kebiasaan baiknya, dan penuh tendensi dalam melakukan keseharianya. Tentunya sangat jarang sekali, seorang yang mulia melakukan kebiasaan yang buruk. Hal itu, cukup kiranya jika kita jadikan tendensi dalam mengikuti hal baik ini.

Selain menceritakan tauladan yang mulia tersebut, Beliau juga menyampaikan anjuran-anjuran kepada para santri, untuk gemar melakukan berbagai kebaikan di bulan-bulan mulia seperti muharram. Berpuasa di tanggal 1,9 Dan 10 Muharram, Memperbanyak sedekah, Memupuk rasa syukur adalah beberapa contohnya.

“Seyogyanya, Para santri tidaklah meninggalkan amalan-amalan di bulan-bulan yang terdapat banyak maziyah di dalamnya, Baik itu bulan muharram atau Bulan mulia lainya. Pungkas beliau. (dp78.santritanggir)

Facebook Comments

Category: SANTRI ACTIVITY
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About the author