PERTANYAAN SYETAN.


Mondok mau jadi apa ?

Santri mau makan apa ?

Santri bisa apa ?

Adalah beberapa pertanyaan yang sering dindengar oleh kaum sarungan yang sering terucap dari orang-orang disekitar ,bahkan kadang itu juga bisikan hati kita sendiri ( Bisikan syetan ).

Jika iya..

Abaikan saja.

Selalu ingat apa yang menjadi tujuan kita dipondok, Agar kita tidak takut nanti mau jadi apa, mau makan apa atau kita bisa apa?

Saat terlintas pertanyaan-pertanyaan berikut, harusnya kita ingat bahwa rezeki dan lantaran serta bakat setiap makhluq yang ada dibumi, sudah ditanggung oleh Allah SWT.

Sebagaimana yang dikehendaki dari ayat :

وما من دابة في الأرض إلا على الله رزقها [هود: ٦

“Dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya”

(Al-Quran Surah Hud, ayat 6)

     Dalam tafsir Ar-rozy terdapat sebuah cerita yang di kutip dari Syaikh Syaqiq, seorang ulama besar dizamannya, bahwa beliau (syaikh syaqiq) Di Setiap paginya selalu di datangi syetann dari empat arah (depan, belakang, kanan dan kiri). Dengan berbagai keraguan yang di bisikkan dari empat arah tersebut.

Dari arah belakang ia ditakut-takuti bahwa anaknya kelak akan menjadi orang yang fakir. Untuk menangkal itu, syaikh syaqiq membacakanya ayat :

وما من دابة في الأرض إلا على الله رزقها [هود: ٦

Atas izin dan kehendak allah SWT, Musnahlah Keraguan – keraguan masa depan yang di bisikkan oleh syetan kepadanya.

Rosulullah SAW juga pernah bersabda :

.من سلك طريقا يلتمس فيه علما سهل الله له به طريقا إلى الجنة

” Barang siapa yang mencari ilmu akan dimudahkan jalannya menuju surga. “

Di kuatkan lagi oleh Imam Syafi’i dalam kalam indahnya :

من أراد الدنيا فعليه بالعلم ومن أراد الآخرة فعليه بالعلم

“Barang siapa menghendaki dunia atau akhirat, Maka haruslah menggunakan ilmu”

     Memang, Mencari ilmu bukanlah hal yang mudah, Namun dengan beberapa tendensi di atas, Sebagai orang yang beriman, patutlah kiranya untuk menguatkan dan meneguhkan kemantapan kita dalam menapaki kehidupan mencari ilmu di pesantren.

Meski, tak sedikit pula para santri yang mondoknya bukan dari keinginannya sendiri, Baik itu karna paksaan dari kedua orang tua, ataupun karna pelarian.

Jangan pernah merasa rugi, karna sesungguhnya kalian telah berlari & tersesat dijalan yang benar !!

Facebook Comments

Category: ARTIKEL
Tags: , , , , , , , , , , , ,

About the author